Friday, September 23, 2011

2 Tokoh Presiden Yang Tak Dikenal

oleh Anggit Tinarbuka AW


Informasi mengenai topik ini mungkin bisa dianggap sebagai hal yang sudah lama sekali menjadi pembicaraaan. Tetapi tidak ada salahnya jika tulisan ini bisa setidaknya mengingatkan kembali atau mungkin memberikan informasi bagi yang memang belum mengetahuinya.



Sebagian besar informasi yang diberikan / didapatkan kita mengenai sejarah Indonesia menyebutkan bahwa selama kurang lebih 66 tahun (1945 - 2011) ini, Indonesia telah dipimpin oleh 6 presiden. Di dalam buku pengetahuan kenegaraaan pun demikian. Karena memang 2 presiden yang akan kita bicarakan nanti merupakan presiden yang bisa dianggap bukan presiden yang sebenar-benarnya karena mereka hanya menggantikan peran presiden yang utama. Bisa dibilang sebagai pengemban tugas presiden sementara. Tetapi tidak sedikit kalangan yang mungkin dari para sejarawan meyakini bahwa memang 2 presiden tersebut sebagaimana presiden yang lain.


Adapun orang-orang terhormat yang dikenal menjadi Presiden kita adalah:


Orde Lama


Presiden Pertama : Ir Soekarno



Orde Baru


Presiden Kedua : H. Soeharto



Reformasi


Presiden Ketiga : B J Habibie



Presiden Keempat : K H Abdurrahman Wahid ( Gus Dur)



Presiden Kelima : Megawati Soekarnoputri



Presien Keenam : Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)



Setelah bergantinya era Orde Baru ke era Reformasi, Indonesia mengalami berbagai krisis di segala aspek pemerintahan dan kenegaraan. Tetapi Indonesia melalui Presiden dan para anak-anak Bangsa lainnya tetap berusaha menjaga keutuhan NKRI dan juga menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.


 


Kenyataan bahwa Indonesia telah dipimpin oleh 8 orang presiden ternyata memang tidak keliru. Menurut catatan sejarah, terdapat dua tokoh yang juga memiliki peran sebagai presiden Indonesia. Dua tokoh tersebut adalah:


Sjafruddin Prawiranegara


Mr Assaat


Berikut perjalanan sejarahnya:



Presiden yang bisa dianggap sebagai Presiden kedua yaitu Sjafruddin Prawiranegara. Beliau menjadi Presiden sebagai Pemimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Ketika itu posisi pemerintahan RI sedang kosong karena Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta ditangkap Belanda pada awal agresi militer kedua. Belanda melakukan agresi militer kedua dan menyerang serta menguasai ibukota RI yang pada saat itu di Yogyakarta. Dalam insiden tersebut, Presiden Soekarno dan Moh Hatta beserta para pemimpin Indonesia lainnya ditangkap, ditahan serta diasingkan ke Pulau Bangka. Memahami sepenuhnya kabar dan keadaan tersebut, Sjafrudin Prawiranegara yang menjabat sebagai Menteri Kemakmuran mengusulkan dibentuknya pemerintah darurat.


Ketika itu beliau sedang berada di Bukit Tinggi Sumatera Selatan. Bersamaan dengan dikirimnya telegram oleh Presiden Soekarno dan Wapres Hatta yang berbunyi:


“Kami, Presiden Republik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 djam 6 pagi Belanda telah mulai serangannja atas Ibu Kota Jogjakarta. Djika dalam keadaan pemerintah tidak dapat mendjalankan kewajibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra.”


Sungguh suatu peristiwa sejarah yang sangat mengagumkan. Mengingat ternyata telegram tersebut tidak sampai ke Bukittinggi, tetapi Mr Sjafruddin telah mengambil langkah inisiatif yang sama. Kemudian diadakanlah rapat yang mengusulkan pembentukan suatu pemeritah darurat (emergency government). Gubernur Sumatra pada saat itu Mr T M Hasan menyetujui usulan tersebut “demi menyelamatkan Negara Republik Indonesia yang berada dalam bahaya, artinya kekosongan kepala pemerintahan yang menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai negara.”


Tanggal 22 Desember 1948, 3 hari setelahnya, Pemerintahan Darurat Republik Indonesia di proklamasikan di Halaban dekat Payakumbuh. Mr Sjafruddin diangkat sebagai ketua / Presiden sembari merangkap Menteri Pertahanan Penerangan dan Luar Negeri. Pemerintahan tersebut di bantu Kabinet yang terdiri dari Mr T M Hasan, Mr S M Rasjid, Mr Lukman Hakim, Ir Mananti Sitompul, Ir Indracahya dan Marjono Danubroto. Sebagai Panglima Besar Angkatan Perang tetap dipimpin oleh Jendral Soedirman.


Mandat Presiden tersebut diserahkan kembali oleh Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949 di Yogyakarta. PDRI ini berdiri selama kurang lebih delapan bulan dibawah pimpinan Mr Sjafruddin Prawiranegara.



Berikutnya, Mr Assaat sebagai Presiden ketiga. Desember 1949 setelah Konferensi Meja Bundar (KMB) Indonesia menyerahkan kedaulatannya dan menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS). RIS terdiri dari 16 negara bagian, antara lain Republik Indonesia, Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur, dll. Presiden Soekarno dan Moh Hatta kala itu ditetapkan sebagai Presiden dan Perdana Menteri RIS. Sehingga kekosongan pimpinan di Republik Indonesia akhirnya dipegang oleh Mr Assaat sebagai Pemangku Sementara Jabatan Presiden RI.


Peran Mr Assaat sangat penting. Kalau tidak ada RI saat itu, berarti ada kekosongan dalam pemerintahan dan menjadi sejarah Indonesia bahwa RI pernah menghilang dan kemudian muncul lagi. Namun, dengan mengakui keberadaan RI dalam RIS yang hanya beberapa bulan, tampak bahwa sejarah Republik Indonesia sejak tahun 1945 tidak pernah terputus sampai kini. Kita ketahui bahwa kemudian RIS melebur menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 15 Agustus 1950. Sehingga benar jika Mr Assaat pernah memangku jabatan Presiden RI sekitar sembilan bulan.


Dengan demikian urutan Presiden RI adalah sebagai berikut: Soekarno, Sjafruddin Prawiranegara, Assaat, Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono.



Perlu diketahui bahwasanya Mr Sjafruddin dan Mr Assaat bisa dikatakan sebagai Presiden Sementara, karena Presiden sejatinya dipilih melalui pemilihan Presiden melalui perwakilan.

Friday, September 16, 2011

Model Ikatan Sepatu

oleh Anggit Tinarbuka AW



Perkara sepatu yang menjadi fashion, bagi kalangan beberapa orang mungkin tidak terlalu penting. Tapi bagi kalangan yang lain yang senang bermode / mengkoleksi sepatu pasti rela untuk menghabiskan isi dompetnya agar terpenuhi keinginannya dalam bergaya dan mengkoleksi sepatu-sepatu yang dia sukai..

Tetapi sebenarnya untuk sekedar terlihat gaya dan baik tidak selalu harus mengorbankan uang yang banyak. Banyak hal yang bisa disiasati termasuk dalam memakai sepatu..

Bagi kamu-kamu yang sudah bosan dan tidak peduli dengan pemakaian sepatu. Disini terdapat beberapa model ikatan sepatu yang bisa dicoba untuk sekedar tampil beda maupun tampil gaya. Tidak perlu banyak usaha, hanya perlu fariasi dalam mengikat sepatu dan fariasi dalam ikatan sepatu itu sendiri..

Selain itu juga bisa untuk bergaya tanpa butuh banyak uang. Dan perlu diingat juga, kebersihan sepatu sedikit banyak berpengaruh pada kesehatan kita, terutama kesehatan kaki. Kesehatan kaki yang terganggu akan sedikit banyak akan mempengaruhi pergerakan aktifitas kita bahkan jika sudah parah, malah akan memaksa kita untuk merogoh kantong untuk pengobatan..

Selamat melihat dan mencoba.. :)

A



J



G



O



H



B



K



F



E



L



 

Model2 ikatan sepatu ini umum digunakan dan diperkenalkan oleh orang-orang Jepang..

Sumber Referensi:

http://asianfansclub.wordpress.com/2011/09/14/cara-orang-jepang-mengikat-tali-sepatu/

Tips Menyimpan Bahan Makanan dalam kulkas

oleh Anggit Tinarbuka AW



1. Kulkas memiliki 2 kompartemen yang berbeda fungsi: refrigerator dan freezer dengan temperatur masing-masing maksimal 4°C dan -4°C.

2. Pada dasarnya, makanan atau bahan hidangan yang disimpan dalam kulkas akan tetap mengalami pembusukan jika disimpan melewati masa simpan yang sudah ditentukan. Kulkas berfungsi memperlambat proses pembusukan ini, bukan menghilangkan. Jadi pastikan aliran listrik yang stabil dan pemeliharaan yang baik agar lemari pendingin tetap menjalankan tugas dengan prima.



3. Selalu simpan bahan yang sudah dibersihkan. Jangan lupa gunakan wadah plastik tertutup untuk daging, ikan, buah dan produk berbahan susu (mentega, yogurt, susu segar & keju)

4. Jangan pernah menggunakan wadah yang terbuat dari metal untuk jangka waktu lama. Jenis metal yang aman, jika terpaksa menggunakannya, adalah stainless steel dan tetap harus ditutup rapat guna menghindari reaksi yang tidak diinginkan dari kontak makanan dan metal.

5. Jangan menyimpan makanan yang baru matang dan masih panas langsung ke dalam kulkas. Selain mempercepat makanan basi karena pendinginan yang tidak merata, hal ini juga merusak kulkas itu sendiri.

6. Untuk buah dan sayuran, gunakan kantong plastik berlubang untuk ventilasi agar tetap bertahan lama. Kantong plastik yang tertutup rapat menyebabkan buah dan sayuran cepat membusuk karena tidak ada udara mengalir.

7. Jika menggunakan freezer untuk menyimpan hidangan dan bahan makanan secara bersamaan, tempatkan hidangan matang selalu di bagian atas. Jangan biarkan tetesan cairan dari daging, ikan atau lainnya jatuh ke dalam hidangan matang.

8. Selain itu, jangan letakan apapun di atas cetakan batu es dalam freezer. Anda pasti tidak ingin menyajikan es sirop rasa ikan yang amis karena es batu tertetesi air dari kantong penyimpanan ikan.

9. Kulkas bukan tempat terakhir dari hidangan yang masih ingin Anda simpan. Pastikan sesekali untuk membersihkan kulkas dari hidangan yang sudah terlalu lama tersimpan.

10. Agar praktis dan aman bagi kesehatan, beri tanggal dari tiap bahan makanan atau hidangan yang disimpan agar Anda tahu umur dari bahan makanan yang Anda simpan di kulkas.

11. Sekarang banyak tersedia wadah (container) plastik dengan kualitas food grade. Wadah ini bisa menjadi pilihan yang baik karena dapat digunakan untuk jangka waktu lama karena kedap udara dan memang materialnya disesuaikan untuk menjaga kualitas makanan.

12. Untuk produk susu segar dan turunannya, batasi untuk mengkonsumsi maksimal 1 hari sebelum jatuh tanggal kadaluwarsa. Produk ini dapat rusak sebelum tanggal kadaluwarsa di antaranya karena penanganan yang kurang baik atau terjadi pemutusan aliran listrik lebih dari 2 jam.

13. Kulkas model lama memiliki proses defrost (menghilangkan bunga es), inilah waktu yang baik untuk membersihkan lemari. Idealnya 6 bulan sekali dan tidak perlu mencungkil bunga es dengan benda tajam agar lepas.

14. Jangan mengambil bunga es untuk dikonsumsi, misalnya sebagai pendingin untuk segelas sirop. Ada kemungkinan sewaktu mencair terdapat beberapa bakteri yang hidup kembali.

15. Bahan masakan seperti bawang dan kentang tidak perlu disimpan di dalam lemari pendingin. Cukup simpan jauh dari sinar matahari, panas atau kelembaban yang berlebihan.

16. Beras, tepung terigu dan sejenisnya dapat diletakan di lantai yang dialasi kayu agar tidak terjadi kontak langsung. Agar lebih aman dan tahan lama, idealnya beras disimpan dalam wadah plastik bertutup. Jangan berikan kesempatan kutu-kutu atau binatang pengerat menikmati beras milik Anda.

17. Untuk bumbu-bumbuan kering, bubuk, gula dan garam, gunakan wadah berbahan kaca yang tertutup. Botol bekas dari bahan hidangan dapat digunakan setelah dibilas bersih dan dikeringkan. Jangan lupa tempelkan label yang sesuai isi agar tidak perlu terjadi kesalahan yang tidak perlu.

18. Bumbu dapur juga dapat disimpan dalam kulkas dengan dibungkus kertas atau plastik untuk menjaga kelembaban sehingga sari atau aroma yang diperlukan nanti tidak menguap dan tidak kering. Simpanlah pada laci kulkas bagian bawah.

 

Sumber Referensi:

Blog berbagai resep masakan http://ieie22plester.blogspot.com/

Friday, September 9, 2011

Lirik Idul Fitri (Tasya)

Setelah Berpuasa Satu Bulan Lamanya
Berzakat fitrah Menurut Perintah Agama
Kini Kita BerIdul fitri Berbahagia
Mari Kita Berlebaran Bersuka Gembira

Berjabatan Tangan Sambil Bermaaf – Maafan
Hilang Dendam Habis Marah Di Hari Lebaran
Berjabatan Tangan Sambil Bermaaf – Maafan
Hilang Dendam Habis Marah Di Hari Lebaran

Minal Aidzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Selamat Para Pemimpin
Rakyatnya Makmur Terjamin

Minal Aidzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Selamat Para Pemimpin
Rakyatnya Makmur Terjamin

Mama Papa Minal Adzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Adik
Kakak Maafin Tasya Ya?
Nenek
Kakek
Saudara – Saudara
Minal Aidzin
Teman – Teman
Ibu Bapak Guru

Tetangga
Minal Aidzin
Pak Rt
Bu Rt
Pak Satpam
Semuanya Deh Minal Aidzin

Dari Segala Penjuru Mengalir Ke Kota
Rakyat Desa Berpakainan Baru Serba Indah
Setahun Sekali Ke Kota Naik Bis Kerek
Hilir Mudik Jalan Kaki Pincang Sampai Sore

Akibatnya Tenteng Slop Sepatu Teropeh
Kakinya Pada Lecet Babak Belur Berabe

Minal Aidzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Selamat Para Pemimpin
Rakyatnya Makmur Terjamin

Minal Aidzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Selamat Para Pemimpin
Rakyatnya Makmur Terjamin

Minal Aidzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Selamat Para Pemimpin
Rakyatnya Makmur Terjamin

Minal Aidzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Selamat Para Pemimpin
Rakyatnya Makmur Terjamin

Minal Aidzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Selamat Para Pemimpin
Rakyatnya Makmur Terjamin

Minal Aidzin Wal faidzin
Maafkan Lahir dan Batin
Selamat Para Pemimpin
Rakyatnya Makmur Terjamin

Tuesday, September 6, 2011

Menjaga Kebaikan dalam Makanan

oleh Anggit Tinarbuka AW


“Hai rasul-rasul makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal salih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Mu’minuun 23 : 51)



Segala puji bagi Allah atas segala karunianya kepada setiap hamba-hamba dan seluruh makhluk Nya di dunia dan akhirat. Segala syukur juga seyogyanya diagungkan pada setiap umat muslimin atas karunia Islam yang dibawa bersama Rasulullah SAW, yang senantiasa kita nantikan syafaat nya di hari kiamat nanti. Karena sesungguhnya dengan syafaat yang nanti diberikan kepada yang Allah kehendakilah kita menjadi pribadi-pribadi yang beruntung atas syafaat tersebut pada hari dimana segala macam perlindungan, pertolongan dan syafaat ditolak selain dari Nya.


“Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong.” (QS Al Baqarah 2 : 48)


Atas ijin dan rahmat Allah, kita sebagai umat Islam tidak perlu keraguan maupun kekhawatiran dalam beramal serta beribadah. Telah dianugerahkan kepada umat muslim Al Quran dan Al Hadits yang menjadi pedoman kita hidup didunia ini. Segala aspek kehidupan ini telah terdapat petunjuknya termasuk kaitannya dengan makan dan kuliner.


Dari kutipan salah satu ayat Al Quran di awal menunjukkan bahwa aspek makanan merupakan hal yang penting juga untuk diperhatikan bagi kaum muslimin. Secara langsung Allah menyuruh rasul-rasulNya untuk memperhatikan makanan yang dimakannya. Allah menciptakan bumi seisinya untuk kesenangan umat manusia, tetapi tidak semuanya baik sehingga hanya makanan yang baiklah yang memang baik.


Makanan merupakan sebuah nikmat. Dengannya lah kita dapat kesenangan, kepuasan, kemanfaatan serta kekuatan untuk menjalani hidup. Begitupula kebalikannya, jika kita terlalu berlebihan dalam kesenangan dan kepuasannya maka membawa hal yang tidak baik pula. Oleh karena itu selain petunjuk tentang makan juga terdapat petunjuk dalam berpuasa bagi umat muslim sebagai penjaga hawa nafsunya. Berlebihan dalam makanan juga dianggap tidak baik, jadi yang dimaksud perintah makan dari makanan yang baik-baik dimensinya luas. Yaitu baik dari segi zat / makanannya, baik dari segi mendapatkannya, baik dari segi mengolahnya maupun baik dari segi menikmatinya.


Memang Allah lah Yang Maha Mengetahui. Anjuran memakan makanan yang baik ini, dikaji dan dikaitkan dengan bidang kesehatan, begitu besar maknanya. Makanan yang baik akan memberikan nutrisi yang baik saat diserap oleh tubuh. Sehingga menjadikan tubuh lebih segar, sehat, merangsang pertumbuhan dan perkembangan segala sel di jaringan dan organ tubuh. Selain itu juga memberi kekebalan terhadap tubuh sebagai bentuk pertahanan dari berbagai penyakit. Makanan-makanan yang baik ini juga membangun kecerdasan akal dan pikiran. Dengan makanan yang baik ini menjadikan pribadi menjadi baik sehingga membentuk kelompok masyarakat yang baik, bangsa yang baik serta umat yang baik. Dalam bidang psikologi pun dapat diketahui bahwa makanan yang baik akan memberikan perasaan yang baik, semangat dan pikiran yang baik.


Dalam menjaga makanan kita, tidaklah perkara yang mudah karena banyaknya ragam dan budaya makanan yang hadir di masyarakat Islam saat ini. Tetapi juga bukan merupakan hal yang sulit jika kita benar-benar berniat dan berusaha dalam menjaganya.


“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS Al Baqarah 2 : 168)


Agar tidak terjebak dalam bentuk kesenangan berkuliner ini, cara yang bisa kita lakukan adalah meniru sifat makan Rasulullah SAW. Tidak ada makanan yang masuk ke mulut beliau kecuali makanan tersebut halal dan toyyib (baik). Rasululloh juga selalu makan dengan tenang dan tuma’ninah. Cara tersebut membuat sistem organ pencernaan menjadi lebih ringan dan berjalan sempurna.


Hal yang perlu diketahui pula dalam upaya menjaga diri dari makanan-makanan yang baik-baik adalah bahwasanya para sahabat dan ulama-ulama sangat berhati-hati dalam hal makanan mereka. Apabila sedikit saja makanan yang dimakan mengandung ketidak halalan di dalamnya, maka tidak segan-segan untuk ditinggalkan maupun dibuang. Dari makanan yang baik itu akan tumbuh menjadi daging yang baik pula, sehingga baik seluruh tubuh. Dan dari makanan yang haram akan menjadi sebab tertolaknya terkabulnya doa dan tertolaknya diterimanya amal ibadah selama 40 hari. Semoga kita diberikan petunjuk serta kemudahan dari Allah untuk bisa menghindarinya. Amin


 


Sumber Referensi:


Al Qur'anur Kariim


Buku Kuliner Islami