Monday, October 31, 2011

Table Manner (Etika Makan)

oleh Anggit Tinarbuka AW



Dalam makan kita mengenal adanya Etika makan atau Table Manners. Etika ini mungkin lebih sering dikenal orang-orang yang mempunyai kepentingan dalam hal ini, bisa pengusaha-pengusaha, pejabat, orang penting, juru masak, dll. Table manners secara sederhana adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan. Etika makan ini tidak ada salah nya jika kita mengetahuinya, jika tidak dapat bermanfaat bagi kita, tentu bisa dapat bermanfaat bagi orang lain.



Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar. Meskipun sebebarnya Etika tersebut telah ada jauh sebelum peradaban Eropa menyebar ke seluruh dunia.

Jika mampu menunjukkan sopan santun di meja makan, sebenarnya secara tidak langsung menunjukkan kualitas pergaulan, intelektualitas dan etika pergaulan seseorang. Etika makan tidak dibentuk secara tiba-tiba. Kualitas etika makan harus dilakukan sejak usia anak dan remaja. Dengan kebiasaan sehari-hari dengan melakukan etika makan yang baik maka merupakan proses pembelajaran yang sangat baik. Bila etika makan dibentuk secara instan maka akan menghasilkan kualitas etika makan yang canggung dan tidak luwes. Bila seseorang diundang di sebuah restoran terkenal atau jamuan makan malam resmi dengan meja makan yang sudah di setting sedemikian rupa harus mengikuti aturan etika makan yang baik.

Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :

  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan.

  • Berbicara dengan volume suara yang rendah.

  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin.

  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi.

  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan.

  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan.

  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk.

  • Jangan bersedekap di meja makan.

  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan.

  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan.

  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.

  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup.

  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.

  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan.

  • Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor.

  • Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga.

  • Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum.

  • Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi.

  • Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan.

  • Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda.

  • Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan.

  • Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan.

  • Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki.

  • Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.

  • Jangan lupakan satu hal yang umum. Jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan.




Beberapa etika umum yang harus dilakukan adalah:



1.      Bila pelayan tidak memberikan anda duduk, Duduk dan tariklah bangku dengan dua tangan.

2.      Bukalah serbet atau napkin dengan wajar taruh di pangkuan anda.

3.      Jika sudah siap memesan menu, lihat daftar menu dengan wajar, jangan terlalu lama. Segera menunjuk menu yang anda pilih. Setelah itu biasanya pelayan mempersilakan anda mencicipi menu pembuka atau Appetizer.

 

Jamuan formal terdiri dari beberapa menu



1.      Hidangan Pembuka (Appetizer).

2.      Sebelum hidangan pembuka disajikan biasanya diatas meja disediakan roti sebagai panganan, anda bisa makan roti ini dengan tangan. Hidangan pembuka biasanya juga terdiri dari dua macam, Hot Appetizer dan Cold Appetizer.

3.      Hot Appetizer biasanya Sup. Aduklah sup itu perlahan, jangan dipangku ditangan anda, biarkan tetap diatas meja. Jangan sekali-kali meniup sup. Gunakan sendok sup yang sudah disediakan, biasanya lebih kecil.

4.      Cold Appetizer bisa berupa salad, ambil garpu di tangan kiri dan pisau di tangan kanan, sekali lagi pilihlah alat makan yang disediakan, biasanya lebih kecil dari alat makan hidangan utama. Janagn ragu-ragu mengelap mulut anda bila ada sisa makanan disana. Jangan mengelap dengan satu tangan.



Hidangan Utama (Main Course)



Bila hidangan utama sudah tiba, jangan salah kalau anda sedang diundang jamuan makan ala internasional, umumnya ada dua cara menyantap hidangan utama. Hidangan utama sering berupa daging, steik atau sea food. Bila menggunakan ala Amerika biasanya daging dipotong lebih dahulu baru disantap menggunakan sendok dengan tangan kanan. Cara Eropa lain lagi, biasanya langsung dipotong dengan pisau di tangan kanan lalau memakan dengan garpu di tangan kiri.

 

Hidangan Penutup (Dessert)



Puas menyantap hidangan utama, saatnya anda menikmati hidangan penutup. Hidangan penutup umumnya berupa makanan atau minuman dingin, seperti cocktail, ice cream atau jus. Jangan makan hidangan penutup langsung setelah anda menghabiskan makanan utama. Berilah waktu untuk perut anda. Setelah dirasa cukup dan hidangan penutup sudah siap, amkaan anda bisa menyantapnya. Bila hidangan pentup anda berupa minuman yang ada hiasan diatasnya. Makanlah hiasannya atau sisihakan terlebih dahulu. Baru minum isinya.



A.    Serbet

B.     Piring utama

C.     Mangkok sop dan tatakannya

D.    Piring roti dan mentega dengan pisau roti

E.     Gelas air

F.      Anggur putih

G.    Anggur merah

H.    Garpu ikan

I.       Garpu utama

J.       Garpu salad

K.    Pisau utama

L.     Pisau ikan

M.   Sendok sop

N.    Sendok makanan pencuci mulut dan garpu kue

 

Perhatikan bahwa posisi garpu salad (J) disarankan untuk diletakkan disebelah kiri garpu utama (I). Bagaimanapun juga untuk jamuan resmi garpu utama digunakan sebelum garpu salad, karena itu sebaiknya para tamu menunggu hidangan utamanya sebelum mengambil salad.

 

Apa yang harus dilakukan



Kapan memulai makan:

Tidak sesuia dengan nasehat orang tua, para pakar etiket malah menganjurkan untuk memulai makan tanpa harus selalu menunggu orang lain – mulailah makan saat makanan hangat disajikan. Untuk makanan dingin atau buffets, tunggulah hingga tuan rumah mempersilakan makan, dan tunggu pula hingga tamu utamanya mulai mengambil makanan.

 

 

Makanan yang dapat dipegang dengan tangan:



1.      Roti: break slices of bread, rolls and muffins in half or into small pieces by hand before buttering.

2.      Daging : jika potongan dagingnya tebal, makanlah dengan menggunakan pisau dan garpu. Jika garing, pecahkan dengan garpu dan makanlah dengan tangan.

3.      Makan dengan tangan: Ikuti pedoman tuan rumah. Jika makanan tersebut disajikan dalam piring, ambil dan letakkan pada piring anda sebelum memakannya.

4.      Makanan yang biasanya langsung dimakan dengan tangan: jagung pada ikan tongkol, tulang iga, lobster, kepiting dan tiram dengan cangkang terbuka, sayap ayam dan tulang (untuk situasi tidak resmi), sandwiches, beberapa jenis buah tertentu, buah zaitun, seledri, roti dan kue kering.





Membuang makanan yang terselip dari mulut:



1.      Serpihan buah zaitun: keluarkan dengan hati-hati ke telapak tangan sebelum membuangnya ke piring.

2.      Tulang ayam: gunakan garpu untuk membuang ke piring.

3.      Duri ikan: buanglah dengan jari.

4.      Bagian yang lebih besar: tulang atau makanan yang tidak ingin anda makan keluarkan dengan hati-hati dan tersembunyi ke dalam serbet makan hingga tidak diketahui orang lain.

 

Tata cara untuk minum :



1.      MUG (gelas agak besar tanpa kaki) yang digunakan untuk minum kopi, teh atau minuman panas lainnya, biasanya digunakan pada acara tak resmi. Tatakan biasanya disertakan untuk meletakkan sendok kecil, bahkan kadang tidak disediakan sama sekali. Bila disertai tatakan/lepek, biasanya sendok diletakkan dengan posisi menghadap ke bawah atau di sisi piring mentega atau piring makan. Jangan lupa mengeluarkan sendok dari mug pada waktu akan minum.



2.      Letakkan teh celup yang sudah dicelupkan ke dalam cangkir yang berisi air panas pada piring alas/tatakan cangkir.

3.      Sebelum mereguk es teh manis, es kopi susu, atau jus, jangan lupa singkirkan sendok pengaduk yang berbentuk panjang. Letakkan di tatakan setelah selesai mengaduk minuman. Bila tak tersedia, jangan lupa memintanya.

4.      Bila kopi atau teh tumpah, tanyakan apakah bisa mengganti tatakan. Bila tidak memungkinkan, gunakan serbet atau tisu untuk membersihkannya. Hal ini untuk menghidari tumpahan yang lebih banyak atau mengenai baju Anda.

5.      Jika disuguhi minuman dengan gelas yang biasa digunakan untuk anggur merah, pegang kaki gelas. Untuk anggur putih, pegang badan gelas untuk menjaga kedinginan minuman tersebut. Bila di gelas minuman terdapat hiasan buah seperti stroberi, ceri, dan lainnya tapi Anda tidak ingin memakannya, boleh disingkirkan.

6.      Sebaiknya jangan meniup minuman yang panas untuk mendinginkannya. Agar cepat dingin, Anda bisa mengaduk minuman secara perlahan atau tunggu sampai panasnya berkurang.

 

Mengajarkan Etika makan Sejak usia Anak dan Remaja



Menurut ahli perkembangan anak Elizabeth Donovan MA, “Mengajarkan etika meja makan pada anak dimulai dari saat mereka bisa mengambil makanan sendiri. Saat usianya bertambah, penting sekali bagi orangtua untuk melanjutkan etika makan karena ini membantu anak-anak membangun kemampuan sosial dan rasa percaya dirinya.”



Berikut beberapa poin penting dalam etika makan untuk si kecil sesuai perkembangan usia, seperti dibeberkan Sheknows.



Untuk anak baru belajar jalan



Selalu ajarkan mereka untuk mencuci tangan sebelum makan, katakan “tolong” saat memintanya makan dan “terima kasih” saat ia bisa menghabiskan makanannya, dan jangan memberikan makanan ke piringnya dengan cara kasar.

 

Untuk Anak Pra Sekolah



  • Saat si kecil tumbuh besar, kemampuan mereka untuk menaati peraturan akan semakin besar. Aturan untuk anak prasekolah, di antaranya:

  • Saat makan di meja makan, gunakan alat makan, bukan telanjang tangan.

  • Makan setelah seluruh anggota keluarga mengambil makanan. Pastikan anak bisa menjaga pendapatnya tentang rasa makanan yang kurang lezat yang disuguhkan tuan rumah.




Untuk Anak Usia Sekolah



Saat anak sudah menduduki bangku taman kanak-kanak ataupun sekolah dasar, beberapa etika makan yang sebaiknya mereka patuhi, di antaranya:

1.      Jangan membawa mainan atau buku ke atas meja makan.

2.      Duduk manis di bangku.

3.      Ambil makanan dalam porsi kecil dan kunyah makanan dalam keadaan mulut tertutup.

4.      Jangan menyeruput makanan atau minuman.

5.      Buka serbet makan di pangkuan dan gunakan untuk membersihkan mulut usai makan.

6.      Gunakan pisau (pisau mentega untuk anak lebih muda) dan garpu untuk memotong makanan.

7.      Letakkan piring di dapur atau bak cuci piring usai makan.

 

Untuk bisa mematuhi peraturan makan, si kecil perlu mendapat penjelasan apa itu etika meja makan.

1.      Mulailah dengan konsep umum tentang etika dan perilaku makan malam keluarga besar.

2.      Beritahu mereka perilaku mana yang harus dijauhi.

3.      Ajarkan lewat contoh yang Anda tunjukkan saat makan bersamanya. Dan terakhir, berikan pujian atas kedisiplinannya terhadap etika meja makan yang telah Anda sampaikan.

4.      Mengajarkan etika meja makan pada anak dimulai dari saat mereka bisa mengambil makanan sendiri.

 

Sumber Referensi:

http://korananakindonesia.wordpress.com/2010/02/14/pembelajaran-etika-makan-atautable-
manners-secara-internasional-jepang-eropa-dan-menurut-islam/

Sunday, October 30, 2011

Amalan Bulan Dzulhijjah

oleh Anggit Tinarbuka AW



Bulan Dzulhijjah yang merupakan bulan terakhir dalam tahun Hijriah merupakan salah satu bulan yang mulia yang juga wajib diketahui oleh umat muslim tentunya. Jika menyebut bulan ini, pasti dalam pikiran kita akan teringat pada bulan Haji dan hari lebaran kurban. Dan juga dalam bulan itu identik dengan banyak yang menikah dan acara nyate bersama-sama setelah pembagian daging kurban. Tetapi tentu saja dalam Islam bulan ini memiliki kedudukan yang mulia serta terdapat banyak sekali amalan yang dapat kita kerjakan dan sayang sekali untuk dilewatkan.

Dari Ibnu 'Abbas r.a. bahwa Nabi saw. Bersabda, "Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah." Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?" Beliau menjawab, "Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun." (HR. Bukhari)

Dari Umar r.a., bahwa Nabi saw. Bersabda, "Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir, dan tahmid." (HR. Ahmad)

Adapun beberapa amalan-amalan seputar bulan Dzulhijjah antara lain adalah:

1. Melaksanakan ibadah haji dan umrah. Ini adalah amal yang paling utama di bulan Dzulhijjah. Tidak ada haji selain di bulan Dzulhijjah. Ganjaran bagi orang yang melaksanakan ibadah ini sangat besar di sisi Allah swt. Kata Nabi saw., "Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah surga."

2. Berpuasa selama 10 hari di hari-hari pertama bulan Dzulhijjah, atau pada sebagiannya, atau paling tidak sehari di hari Arafah. Puasa juga amalan utama. Allah swt. memilih puasa sebagai amalan hambaNya untuk diriNya sehingga Dia sendiri yang menentukan pahalanya. Hal ini termaktub dalam sebuah hadist Qudsi. "Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan, dan minumannya semata-mata karena Aku."

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri r.a., Rasulullah saw. bersabda, "Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun". (Hadits muttafaq 'alaih)

Dari Abu Qatadah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda, "Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya". (HR. Muslim)

3. Bertakbir dan berdzikir. Perbanyaklah takbir dan dzikir di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah sebagaimana yang diperintahkan Allah swt., "…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan…." [QS. Al-Hajj (20): 28]. Begitulah para ahli tafsir menafsirkannya frase "pada hari-hari yang ditentukan" dengan "sepuluh hari dari bulan Dzul Hijjah". Karena itu, para ulama menganjurkan kepada kita untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut. Apalagi ada hadits dari Ibnu Umar r.a. yang menguatkan. Bunyinya, "Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir, dan tahmid". (HR. Ahmad)

 

Imam Bukhari menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orang pun mengikuti takbirnya. Diriwayatkan bahwa para tabiin pada hari-hari itu mengucapkan, "Allahu akbar, allahu akbar, laa ilaha ilallah, walllahu akbar, allahu akbar wa lillahil hamdu." Artinya, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada ilah (sembahan) selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah."

Dianjurkan mengeraskan suara saat bertakbir baik ketika di masjid, rumah, pasar, atau di jalan. Allah berfirman, "Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu …". [QS. Al-Baqarah (2): 185]

Perbanyak taubat dan meninggalkan segala bentuk maksiat dan dosa. Maksiat adalah penyebab jauhnya hamba dari Allah swt. Sedangkan ketaatan adalah pintu mendapat cinta dan kasih sayang Allah swt. Dan Allah swt. lebih cinta kepada seorang hamba melebihi cinta sang hamba kepada Allah swt. Bahkan, Allah swt. cemburu jika hambanya berbuat maksiat. Dari Abu Hurairah r.a., bahwa Nabi swt. bersabda, "Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya. " (Hadits muttafaq 'alaihi)

4. Perbanyaklah amal shalih. Bukan hanya amal-amal yang fardhu saja. Sebab, Allah swt. suka dan mencintai seorang hamba yang mendekatkan diri kepadanya dengan melakukan nawafil, amalan sunah. Kita bisa memperbanyak shalat sunnah, bersedekah, berjihad, membaca Al-Qur'an, dan melakukan amar ma'ruf nahi munkar. Kita sangat berharap semua amalan itu bisa mendatangkan banyak pahala. Tapi, kita lebih berharap lagi mendapat cintai dan ridha Allah swt.

5. Disyariatkan pula kita melakukan takbir muthlaq –yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied– dan takbir muqayyad –yaitu takbir yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama'ah. Bagi kita yang sedang tidak berhaji, takbir dimulai dari sejak Zhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.

6. Berkurban. Bisa kita lakukan pada Hari Raya Qurban dan Hari-hari Tasyriq. Ibadah ini adalah sunnah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Muhammad saw. mengukuhkannya menjadi syariat bagi kita. Sabda Nabi, "Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu". (Hadits muttafaq 'alaihi).

7. Dilarang mencabut atau memotong rambut dan kuku bagi orang yang hendak berkurban. Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda: "Jika kamu melihat hilal bulan Dzulhijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya." Dalam riwayat lain, "Maka janganlah ia mengambil sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban."

Hal ini untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan kurbannya. Firman Allah, "Dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan. " [QS. Al-Baqarah (2): 196]. Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban.

 

8. Melaksanakan shalat Iedul Adha dan mendengarkan khutbahnya. Bahkan, anak-anak dan wanita-wanita yang sedang haidh pun diperintahkan Nabi saw. untuk hadir bersama jama'ah shalat ied di tanah lapang untuk mendengarkan khutbah.

Wallahu’alam

Sunday, October 2, 2011

Saat Google Tidak Berfungsi

oleh Anggit Tinarbuka AW



Ini pengalaman saya baru-baru saja. Firefox, IE, Chrome, dll di laptop saat browsing melalui Google, sama sekali tidak ada respon.

Ketika akan mencari di search engine yang sangat tersohor ini pasti akan muncul tulisan seperti ini:

not found


nginx


404 error


Tentu sehari dua hari tidak menjadi masalah karena saya masih bisa menggunakan search engine yang lain. Menjadi masalah ketika saya sadar bahwa gangguan ini berlanjut dan juga saya tidak bisa mengakses situs-situs yang semisal google seperti:
Google ,Youtube, Gmail, dll.

Setiap kali reload page pasti akan muncul error message:

404 not found error nginx

 

Untuk pertama kali saya kira ada putus sambungan wifi / virus, akan tetapi pada situs lain tidak ada masalah. Bagi anda-anda yang memiliki bahkan mengalami nasib yang sama jangan khawatir. Akhirnya baru-baru ini saya menemukan solusi nya. Mudah dan menggembirakan..

Penyebab situasi ini adalah : HOST FILE has been hijacked

SOLUSI :

  • Untuk XP:

    • Klik Start > Run >Ketik cmd



  • Untuk Vista and 7:

    • Klik Start > Ketik cmd di Search field> Klik kanan > Run as Admnistrator.




 

Setelah muncul jendela baru yang berisi command prompt, ikuti langkah-langkah berikut ini satu persatu. J

angan lupa tekan ENTER setelah setiap perintah

  • Langkah 1:


    • cd c:\windows\system32\drivers\etc




  • Langkah 2:


    • cacls hosts /p everyone:f




  • Ketik Y dan enter


Beberapa kondisi tertentu mungkin anda malah menemukan error. Sistem tidak dapat menemukan file yang dimaksud, karena host file anda mungkin terhapus atau komputer anda menggunakan file backup yaitu hosts.old atau hosts.backup yang dibajak. Jika demikian maka anda me replace host dengan hosts.old di setiap langkah-langkahnya.

Misal bingung dengan penjelasan, langsung saja kepada langkah-langkahnya:

  • Langkah 3:


    • attrib hosts -s -h -r




  • Langkah 4:


    • notepad hosts





 

Tampilan ini akan menampilkan notepad, kemudian hapus entri yang tidak diinginkan seperti dibawah ini
 127.0.0.1       localhost              -XP
::1 localhost -vista and windows 7


  • Coba dilihat dan lihat bagaimana host file yang bersih seharusnya


  • Kemudian tekan Ctrl+s  untuk menyimpan notepad itu

  • Langkah 5:


    • attrib hosts +s +h +r




  • Selesai. Tutup jendela command ini. Cek browser anda lagi