Friday, May 4, 2012

Kerugian Bagi Yang Meninggalkan Shalat

oleh Anggit Tinarbuka AW


Ibadah shalat merupakan hal yang telah diajarkan dan ditunaikan sejak kecil. Pendidikan shalat sejak kecil memegang peranan yang sangat penting untuk membiasakan diri melaksanakan kegiatan ibadah ini agar ketika seseorang telah diwajibkan untuk menunaikannya, akan lebih mudah bagi orang tersebut untuk melaksanakan perintah ini.


Seseorang yang sedari kecil tidak dididik dan dibiasakan, dapat dimungkinkan saat perintah ini wajib baginya, orang tersebut akan sering melupakan ataupun meninggalkannya. Selain pendidikan, diperlukan pula teladan/contoh dari lingkungan keluarga dan teman sekitarnya. Anak kecil mudah sekali untuk dididik / diberi pengetahuan, akan tetapi apabila tidak ada contoh / teladan dari lingkungannya pasti akan membuatnya bertanya-tanya “kenapa dia tidak shalat?” sehingga diapun akan berkesimpulan sendiri dan membangkang juga “kalau tidak shalat toh juga tidak apa-apa”. Jadi lingkungan keluarga dan teman memiliki pengaruh yang besar.


Perilaku menunda shalat bahkan meninggalkannya ini sangat tidak baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Kerugian bagi diri sendiri ini lebih lengkapnya akan disebutkan di bawah. Dari perilaku tidak baik yang dilakukan oleh seorang individu ini dapat merembet/mempengaruhi orang lain bahkan orang banyak. Sehingga dapat tercipta suatu kelompok masyarakat yang tidak baik. Keadaan masyarakat yang seperti ini sangat disayangkan karena dalam masyarakat tersebut tidak diberikan kemudahan serta rahmat dari Allah sehingga mudah bagi kegiatan-kegiatan yang tidak baik/maksiat terjadi bahkan azab/musibah dari Allah. Na’udzubillahi mindzalik.



Di dalam Al Qur’an pun telah disebutkan pula bahwa shalat dapat mencegah dari kegiatan yang keji dan munkar. Sehingga patutlah kita menunaikan shalat karena terbukti banyak faedahnya bagi kita selain kewajiban kita menunaikannya kepada Allah. Dapat dirasakan secara pribadi bahwa shalat itu memberikan ketenangan dan kedamaian pada fisik maupun rohani. Kita pasti telah banyak mendengar bahwa dalam beberapa penelitian, kegiatan dan gerakan shalat memiliki keistimewaan bagi tubuh kita dalam hal kesehatan. Ketenangan jiwa ketika shalat pun juga bermanfaat bagi kesembuhan diri.


Faedah lainnya adalah dimudahkan kita serta diberikan jalan keluar dalam segala urusan oleh Allah. Dalam Al Qur’an dijelaskan dalam surah Al Baqarah bahwa jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Serta kita patut yakin bahwa dalam setiap kesulitan terdapat kemudahan. Hal ini pula yang diterangkan dalam Al Qur’an.


Kembali kepada pokok bahasan utama. Berikut beberapa hal yang patut kita ketahui sebagai pengetahuan maupun sebagai motivasi bagi kita.


Kerugian Bagi Orang Yang Meninggalkan Shalat


Siksaan Sewaktu Hidup di Dunia


 


1) Umurnya tidak berkat.


2) Akan dihapuskan tanda2 orang soleh dari mukanya.


3) Tiap2 amal yg dikerjakanya tiada diberikan pahala kepadanya.


4) Segala doanya tiada diperkenankan oleh Allah Ta’alla.


5) Dia dibenci oleh segala makhluk di dunia


6) Tidak ada baginya bahagian daripada doa untuk orang2 soleh.


Siksaan Ketika Hendak Mati


1) Mati dalam kehinaan.


2) Mati dalam keadaan yang sangat lapar.


3) Mati dalam keadaan dahaga yang amat, sehingga jika dituangkan ke mulutnya semua air laut di dunia ini, dia tetap merasa dahaga.


Siksaan di Alam Kubur


1) Kuburnya disempitkan.


2) Dinyalakan api, yang mana dia akan membalik-balikkan dirinya dalam bara api itu.


3) Allah Ta'alla mengarahkan ular yang besar, dinamakan "Shajkul Akrak", utk menyiksa si mayat. Ular itu akan berkata,"Sesungguhnya aku telah disuruh oleh Tuhanku untuk memukul engkau dari Subuh hingga Zuhur, sebab engkau sia2kan waktu Zuhur; dipukul pula hingga Asar, sebab engkau sia2kan waktu Asar..."Begitulah setrusnya setiap hari, siang dan malam, sehingga hari kiamat.


 


Sumber Referensi:

Ensiklopedia Solat